Tel. (021) 75901547 ext. 203/204 sekretariat@ikatanbankir.or.id

Ekonomi Belum Krisis, DPR Belum Mau Bahas APBN-P

Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) meminta agar pemerintah benar-benar menggambarkan situasi dan kondisi ekonomi Indonesia terkait ajuan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBN) Perubahan.

Ekonomi Belum Krisis, DPR Belum Mau Bahas APBN-P

Jakarta–Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) meminta agar pemerintah benar-benar menggambarkan situasi dan kondisi ekonomi Indonesia terkait ajuan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBN) Perubahan. Harus ada opsi-opsi lebih lanjut agar APBN-P bisa dilanjutkan.

Ketua Banggar DPR RI, Ahmadi Noor Supit mengungkapkan, pemerintah harus melakukan sejumlah exercise sebelum berkeinginan membahas lebih lanjut APBN-P. Hal itu perlu dilakukan agar pembahasan APBN-P dapat tergambar sehingga posturnya memadai untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Exercise itu perlu agar nantinya bisa dibahas ditingkat Panja (Panitia Kerja). Jadi, jangan sampai pembahasan APBN-P itu belum ada exercise yang diberikan oleh pemerintah”, kata Ahmadi, dalam rapat kerja bersama pemerintah, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, 5 Juni 2014.

Selain itu, DPR juga meminta agar pemerintah bisa menggambarkan secara rinci alasan pemerintah mengajukan APBN-P. Pasalnya, kondisi ekonomi Indonesia masih sangat jauh dari potensi adanya krisis ekonomi. Artinya, tanpa APBN-P ekonomi Indonesia masih terus tumbuh.

“Membahas APBN-P itu butuh kecermatan. Kami harus melakukan berbagai macam uji dan melakukan konsultasi. Sekarang ini, kondisi ekonomi Indonesia belum sampai ada krisis. Karenanya, exercise dan penjelasan pemerintah menjadi penting”, jelas Ahmadi.

Leave a reply